Kamis, 16 April 2020
Membuat pdf dzikir pagi petang dengan google chrome di android
Sahabat, sudah ngopi belum? Hari ini aku mau mengeshare cara membuat file pdf dari halaman web yang kita kunjungi. Ini pakai google chrome di android ya..
Begini caranya,
Pertama, buka aplikasi chrome dari hape kita.
Setelah terbuka, cari di google halaman web yang kita mau. Di contoh ini aku mau membuat file pdf dari dzikir pagi petangnya Rumaysho.com. Jadi aku cari di google seperti yang terlihat di bawah ini.. MasyaAllah, ternyata paling atas!
Klik link nya, dan seketika kita berada di tempat yang kita tuju.
Di bagian pojok kanan atas, ada titik tiga bersusun ke bawah. Klik itu, nanti muncul pilihan banyak kayak gini. Kita pilih Bagikan.
Di situ ada beberapa pilihan, tapi fokus kita hanyalah di pilihan cetak, yang ikonnya gambar printer.
Default awalnya ukuran kertasnya A4. Karena ini mau tak gunakan di hp saja, dan androidku ukurannya 5 inch, rasanya tulisannya kekecilan deh..
Makanya tak buat ukuran kertasnya B6. Kita jiga bisa mengubah posisinya landscape atau portrait. Jangan lupa pilihan printernya diganti dengan "simpan sebagai PDF".
Oh iya, kita juga bisa memilih di halaman berapa saja yang ndak tampil. Aku tandai dengan menekan lingkaran kecil di bagian bawah di setiap halaman. Tadinya tanda centang, menjadi tanda minus. Lalu halamannya jadi lebih redup.
Kalau dirasa sudah okay semua, tinggal klik saja tombol lingkaran sebelah kanan atas yang pas di garis itu.
Kita biarkan sejenak ia bekerja. Tenang, Sahabat, ndak bakalan sampai kopimu habis kok..
Langkah terakhir, ganti nama filenya biar ndak panjang.
Begitu saja, Sahabat. Langsung deh file pdfnya ada di folder download. Kamu bisa lihat itu melalui file manager.
Semoga bermanfaat, Sahabat.
Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh..
Rabu, 01 April 2020
Keyboard Laptop untuk mengetik di android
Aku sekarang mengetik ini dengan keyboard di laptopku, padahal aku posting melalui browsernya androidku.
Jadi keyboard laptopku bisa aku gunakan di androidku. Ndak masalah operating sistem kita apa, bisa juga kok. Caranya adalah dengan aplikasi Wifi Keyboard. Kita bisa mendownloadnya dari google play. Ukurannya kecil banget, cuma 57kb kalau ndak salah.
Langkah pertama setelah menginstal aplikasi itu, masuk ke setelan. Oh iya, kalau gambar di blog ini keliatan kecil di hape kita atau kurang jelas, kayak kabur gitu, klik aja gambarnya biar mbesar sendiri. Nanti jadi bagus.
Aku pakai Xiaomi redmi 4A. Mungkin punyamu agak beda, tapi coba masuk ke bahasa dan masukan. Kalau di hapeku begini caranya, masuk ke setelan tambahan.
Lalu pilih Bahasa dan masukan.
Lalu pilih Keyboard virtual.
Selanjutnya pilih tanda + Mengelola keyboard.
Hidupkan WifiKeyboardnya.
Kalau ada peringatan seperti itu, klik Oke.
Lalu WifiKeyboard akan muncul di bagian paling bawah nomer dua.
Di situ juga sudah muncul WifiKeyboardnya.
Lalu di METODE MASUKAN, pilih Keyboard Saat ini.
Ubah keyboard ke WifiKeyboard.
Lalu ke aplikasi WifiKeyboardnya.
Akan muncul tulisan begini, seperti di gambar di bawah ini. Coba buka di laptop kita, ke browser kesukaan kita, bisa Firefox, Chrome, Safari, atau Palemoon, atau yang lain. Masukkan alamat sesuai yang ada di situ. Kalau aku ke sini:
http://192.168.43.1:7777
mungkin punyamu beda.
Oh iya, baru ingat. Pastikan komputer/laptop kita terhubung di jaringan yang sama dengan android kita. Paling gampang ya tethering saja. Lalu hubungkan ke laptop kita.
Kalau ada tulisan Status: Connected di sebelah kanan atas, di kotakan, maka sudah bisa dicoba. Silakan untuk mengetik di aplikasi yang bisa ngetik, kayak WA, catatan, sms, atau yang lain.
Alhamdulillah..
Ternyata ini sudah ada dari tahun 2010 lho, Sahabat..
Ada kekurangannya takira, yaitu androidnya ndak nyala terus. Jadi sesekali kita harus menekan layar android agar nyala lagi, ndak otomatis gelap. Biasanya kan kalau berapa menit ndak diapaapakan androidnya otomatis redup.
Walau bagaimanapun, ini canggih.
Ya, ini canggih, Sahabat.. kalau kita punya laptop atau komputer, tapi ndak ada office nya, terus kita sudah nginstal Microsoft office free di android kita, maka kita bisa memakai cara ini. Ada lho office free untuk android. Wordnya malah bisa masukkan equation (matematika). Aku suka itu.
Selamat mencoba..
Semoga bermanfaat, Sahabat.
Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh.
Sabtu, 22 Februari 2020
Akhirat itu lebih baik dan lebih kekal
200222
Dia orang yg datang setelah seluruh ahli surga masuk, dia nomer urut terakhir.
Mau ndak kamu aku kasih fasilitas kekayaan seperti raja dari raja-raja dunia?
Apa kata orang tersebut?
Ya maulah..
Salah satu raja dekat kita, kekayaan 20 milyar us dolar. Dia punya pesawat pribadi seharga 400 juta us dolar. Beliau punya istana namanya nurul iman. Ada 1788 kamar di sana. Sebagai gambaran aja, itu yang ditawarin Allah kepada penghuni terakhir di surga. Mobilnya ada 382. Jadi kalau tiap hari dirolling, setahun ndak kelar.. itu belum bmw, ferari, jaguar, lamborgini, dsb. Masih ada banyak.. kira2 itulah datanya.. tukang cukurnya sekali cukur 20.000 us dolar.
Ibnu jamaah bilang, jangan kagum dengan dunia..
Rodhitu robbi..
Aku ridho, ya Rabbi..
Allah berikan 5x lipat..
Saya ridho, ya Allah..
Semua buat kamu, dan aku kalikan 10x lipat lagi.
Jadi total 50x lipat..
1 triliyun us dolar..
Ini sebagai contoh aja
Subhanallah..
Allah akan langsung kasih kekayaan satu dunia..
Engkau akan mendapatkan 10 yang semisal dunia.. 44 quantiliun rupiah..
Orang itu menjawab, Engkau mengejek aku ya? Engkau menertawakan aku ya? Ni becanda ya?
Lalu Nabi Muhammad tertawa,
Itu kekayaan orang terendah di surga..
Ingat hadits ini..
Sabar.. jangan keluar dari track..
Aqidah ahlus sunnah wal jamaah tidak mencela pemerintah..
Makanya jadilah penuntut ilmu sejati..
Datang rutin ke kajian..
Kalau jatuh, bangkit jalan lagi, jangan balik badan..
Bersungguh-sungguh dan minta pertolongan kepada Allah, dan maju terus..
Tetap fokus ke ridho Allah..
Kamis, 08 Agustus 2019
Limuks Merdeka!
Sahabat, 74 tahun sudah Indonesia merdeka. Mari kita introspeksi diri. Sejauh mana kita memperbaiki diri dan bermanfaat untuk yang lainnya. Semoga Indonesia menjadi negara yang baldatun toyyibun wa robbun ghofur. Nah, sekarang ini limuks juga mengalami perbaikan di sana sini.
https://drive.google.com/file/d/113lUyghRx2uCqkG8SFlc7IvrzpStooUi/view?usp=drivesdk
Seperti ini backgroundnya. Aku buat dengan format svg. Jadi ukuran filenya kecil banget.. cuma beberapa kilobyte ajah. Yang pengin tahu, silakan download isonya di link atas tadi.. terus diinstal di flashdisk pakai perintah dd atau aplikasi lainnya..
Dan ini temanya, sengaja tak persis-persiskan dengan temanya windows 10. Gtktheme dan jwmtheme, juga window buttonnya tak buat seperti windows 10 yang biru. Kursor juga pakai windows 8, tak ambil dari gnome-look kalau ndak salah ingat.
Masih sama seperti limuks sebelumnya, ini juga dari puppy linux. Bedanya, ini dari Bionicpup 32 bit. Jadi bisa pakai aplikasi-aplikasi dari ubuntu 18.04. Supportnya masih lama kok kayaknya.
Selamat mencicipi dan semoga bermanfaat, Sahabat.. :)
Ada update-tan yang aku buat di akhir tahun 2019 kemarin.. update 191127
Bisa dilihat selengkapnya di forum puppy linux ini:
http://murga-linux.com/puppy/viewtopic.php?t=116962
Bismillah..
Rabu, 09 Mei 2018
Tangerang ke Banjarnegara Bis dan Kereta
Seringnya aku naik sinar jaya dari Cikupa ke Banjarnegara. Benar² langsung turun ke proyek mrica. Nah setelah itu tinggal naik bis kecil mikro Wanadadi.
Tapi beda kali ini. Aku naik kereta api. Kemarin malam setelah ngajar, dari islamik aku ke Stasiun Pasar Senen naik 157. Padahal jaraknya jauh banget lho, tapi cuma mbayar lima ribu ajah. Alhamdulillah.. Setelah sejaman atau kurang, aku turun mengikuti yang lain saat keneknya bilang, "Senen habis, Senen habis.." Terminal Pasar Senen itu didepannya sudah Stasiun ternyata. Deket banget, Sahabat..
Nah, ada yang menarik perhatianku lagi. Pas mau ke Stasiunnya, ada masjid gedhe banget, bersih, baru dibangun kayaknya. Aku sholat isya' di situ. Nyamannya... Tadinya mau nginep di situ, eh ternyata ditutup sekitar jam setengah sembilanan. Tapi alhamdulilah aku makan nasi bungkus yang tadi kubeli di Karawaci di situ.
Stasiun Pasar Senen itu kayak ndak mati malam itu. Terus saja berdatangan manusia² ke situ. Takira sih kebanyakan mau mudik mereka. Eh, jangan² ada Sahabat di sini yang juga di situ. Aku saja ketemu Kang Hasan Al Caruban i (sahabat SMA). Baru Senen terasa agak sepi pas lewat jam sebelas malam. Tapi rame lagi pas jam duaan. Ya gitu..
Subhanallah, ndak hanya aku ternyata yang bermalam di situ. Bener kata Pak Nerru, aku baru ingat pas sudah naik 157. Mbawa jas hujan kita. Buat apa coba? Buat alas. Kalau nginep kan kita membumi, rendah hati. Makanya perlu alas biar bersih. Aku tidur bangun tidur bangun. Mungkin istilah sahabatku itu kayak tidur ayam gitu ya?
Tapi alhamdulilah pas sebelum shubuh, di masjid yang depan tadi sudah dibuka lagi. Jadi bisa ke sana sebelum naik fajar Utama jam 6.15nya.
Perjalanan naik kereta jurusan akhir Jogja itu Alhamdulillah lancar, ndak ada hambatan yang berarti. Malah aku sempat nyicipi (sebenarnya ndak hanya itu sih.. makan besar) makanan box di gerbong restorasinya. Karena kalau tak tunggu sampai mas² dan mbak² nya nawari kayaknya lama deh.. betul. Makanannya enak, tempatnya nyaman juga. Ada dua meja makan dengan empat kursi empuk di gerbong itu. Mewahhh.. Alhamdulillaahh..
Adzan dzuhur terdengar merdu dan merasuk ke hati Sahabat² yang beriman pas aku sampai stasiun Purwokerto. Alhamdulillah ada Pak Nur Faizin, sahabat ojek yang mau mengantar ke terminal Purwokerto setelah kami sholat dzuhur. Pas tadi aku mbayar dua puluh lima ribu. Kalau ada yang mau nomernya ini: 085747443760.
Yah, dua menitan aku menunggu di pintu keluar terminal. Sekarang pas nulis ini aku masih di bis jurusan Banjarnegara. Sebenarnya bisa dua sih, naik yang jurusanku ini (Purwokerto - Banyumas - Klampok - Banjarnegara) atau bisa juga yang lebih gedhe bisnya dan lebih cepet kayaknya, yang jurusan Purwokerto - Wonosobo. Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa. Nanti turun di proyek, insyaAllah.
Selasa, 17 April 2018
Minggu, 15 April 2018
Biar google keyboard ndak otomatis ngoreksi
Kadang pas kita ngetik, terus pas dispasi, kok otomatis ngganti. Iya sih, kadang jadi betul. Tapi kadang ndak sesuai dengan yang kita inginkan. Apalagi kayak saya yang bahasanya ndak bener² formal banget.
Langsung saja, begini Sahabat.
Pas terakhir, pastikan koreksi otomatisnya posisi mati.
Gitu saja, Sahabat.
Semoga bermanfaat.. :)
Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh
Jumat, 24 November 2017
Membuat amplop sendiri
Cerita kali ini aku bagi dari salah satu sahabatku, Bu Mella namanya. Ide kreatifnya aku kira sangat bagus untuk ditulis di blog ini. Mungkin juga sudah ada Sahabat di sini yang tau. Tips membuat amplop dengan origami sederhana.. yeay!
Begini. Ini sangat pas saat kita mau kondangan, membungkus hadiah, atau apapun yang kalau istilahnya pakipin itu "murmer". Alat yang dibutuhkan cuma selembar kertas (ukuran bisa menyesuaikan) dan beberapa upo, nasi yang masih hangat, atau lem lah..
Langsung saja. Proses pertama, siapkan kertasnya. Putih bersih, atau kalau mau agak nyentrik, pakai kertas bercorak atau kertas koran sekalian.. (eh..) kalau di contoh gambarku ini ukuran A4. Harusnya kalau untuk kondangan kertas ini ini bisa jadi 2 amplop, ya bagi saja ya..
Selanjutnya lipat menjadi seperti gambar di bawah ini. Ada dua lipatan, tepi atas dilipat ke bawah, dan tepi bawah dilipat ke atas. Kira-kira mereka bertemu di tengah (sebenarnya terserah selera saja, bisa nanti ketemunya di tengah, agak naik, atau agak turun, mangga..). Tapi jangan pas ditemukan, berikan sedikit tambahan untuk tempat ngelem ke dua sisi ini.
Kayak gini jadinya.
Selanjutnya, masih di posisi pertemuan dua sisi atas tadi, lipat sedikit saja sisi kanan dan kiri dari hasil itu.
Buka lagi lipatannya, lalu bentuk segitiga di keempat pojoknya.
Buka lagi semuanya, lalu bagian sisi kanan dan kiri yang atas, dilipat ke dalam, bagian yang bawah juga dilipat ke dalam seperti gambar ini. Oh iya, kalau gambarnya kekecilan, klik aja ya, nanti mbesar sendiri kok Sahabat.
Caranya seperti ini. Takzum biar lebih jelas. Tadinya lipatannya keluar, lalu tak buat ke dalam. Kita buat garis dengan tangan kita di sisi yang itu..
Begini hasil garisan kita.
Kalau ditutupkan hasilnya kayak gini.
Lebih rapi lagi ya kayak gini. Jadi deehh.. Alhamdulillah.. Tinggal dilem aja pakai upo atau lem beneran.
Kalau udah jadi, bisa kita isi dengan beberapa rupiah kayak gini.. (ini kebesaran amplopnya euy! Tambahin lagi dong.. Dikit banget sih..)
Atau kalau mau juga kayak gini.. Waah.. apa tuh?
Selesai dimasukkan, lem bagian atasnya. Kalau semua sudah dipastikan ketutup, balik amplop baru kita, lalu tulisi:
"Dari Sahabatmu tercanggih,
Muktyas
di
Tigaraksa
"
Contoh saja sih..
Okay. Begitu saja, Sahabat. Semoga bermanfaat. :D
Assalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh.
Minggu, 08 Januari 2017
Muhammad Alif Muktyas
Alhamdulillahi Robbil 'Alamin.
Allah begitu baik kepadaku. Terima kasih banyak, Ya Allah.
Setelah banyak sekali yang Allah berikan untukku, masih ada lagi. Pas di hari Ibu, sekitar setengah empat pagi, dua mata dan seluruh jiwa ragaku ikut menyaksikannya lahir. Maasyaa Allaah.. Perjuangan seorang ibu saat melahirkan itu sangat dahsyat. Rekasane kaya ngana kae. Sahabat, dan aku juga, mari kita lebih berbakti kepada ibu dan bapak kita yuk.
Sore itu aku ke bu bidan esti puji. Beliau menyarankan dibawa ke puskesmas dekat situ, setelah memeriksa awal istriku, terrcinta. Dari puskesmas, alhamdulillah dimudahkan, dapat rujukan ke RSUD. Langsung masuk lewat IGD.
Namanya Anna siapaa gitu. Di sana sudah profesional sekali. Sudah canggih.
Aku, Bapak dan Ibu mertua ikut menemani malam itu. Kami gantian. Aku merasakan perjuangan yang benar-benar jihadnya seorang wanita. Bapak memimpin doa sebelum kami memutuskan mengganti infus dengan yang ada pemacunya. Sedang kami bertiga mengaminkan dengan penghayatan penuh. Doanya singkat dan tepat sasaran. Sama sekali tidak bertele. Kalau ndak salah itu bismillah, sholawat, langsung doanya. Langsung minta ke Allah, Beliau. Ditutup dengan sholawat dan hamdalah lagi. Selama proses menunggu dek Alif lahir, kami berempat dzikir semampu kami. Sholawat sebanyak-banyaknya, mbaca quran, dan doa agar dimudahkan. Juga aku minta doa dari ibu-ibu perawat yang sangat baik di ruang menur itu. Alhamdulillah yang menangani semuanya perempuan.
Jangan dulu ngeden. Padahal sudah mules banget. Alhamdulillah sebelumnya dapat tips dari Bu Elis, salah satu tetangga di kelapa dua yang sudah seperti keluarga sendiri. Ditahan dulu. Jazakumullah khair ya Bu. Sarannya betul-betul membantu.
Alhamdulillah lagi, kira-kira jam setengah empatan dek Alif lahir. Aku menjadi supporter di samping istriku. Kadang-kadang aku minumkan sari kurma yang sudah tak buat di botol aqua besar. Tak minumkan pakai sedotan yang bisa ditekuk melengkung itu. Benar banget, untuk menambah energi pas melahirkan.
Enam hari setelah itu, yaitu pas hari ketujuh dek Alif masuk ke alam dunia ini, pas Rabu, aku dan istri sepakat memberinya nama Muhammad Alif Muktyas. Pagi itu mbah dukun, Mbah Masruri datang lagi. Kali itu tidak hanya memijit, tapi juga mencukur rambut Alif. Alhamdulillah sekitar jam sepuluh daging aqiqah yang sudah dipotong-potong datang. Dimasak ramai oleh keluarga. Pas sore hari sudah matang, berkat yang dicethingi dan dikreseki diantar ke rumah-rumah sambil memberitahu kalau nanti ba'da isya ada syukuran, silakan datang. Pas malamnya Bapak-bapak yang hadir dipersilakan makan prasmanan. Alhamdulillah di sini caranya gitu. Alasannya kalau mbawa berkatnya pas malam setelah ngaji, kemungkinan besar ndak kemakan karena kemalaman sih..
Nah, ada tips yang mau aku bagi untuk para Sahabat yang nyuci popok bekas e'o' nya dedek bayi. Kan banyak ya. Pertama kita pisahkan yang kena e'o' dan yang ndak. Yang ada e'o' nya lebih mudah dibersihkan pakai sabun mandi biasa. Nah, kalau yang lain yang bekas ompol atau yang biasa saja, tinggal direndam pakai deterjen saja. Kan kencingnya bayi itu mbersihkannya sebenarnya tinggal diciprati air saja sudah cukup.
Okay, itu saja dulu ya. Kalau ada yang mau membagi tips dan triknya di sini, silakan saja ya.
Semoga bermanfaat, Sahabat.
:)
Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh.
Minggu, 11 Desember 2016
Inkscape banyak file, mushaf Alquran
Inkscape bisa buat ngedit banyak file lho.. Tinggal kita perintah saja. Tips ini sangat membantu pas kita mau ngedit file banyaak tapi dengan cara yang sama semua. Soalnya selain pake gui, inkscape juga bisa jalan pake command. Di tulisan ini aku mau ngeshare pakai linux. Buat Sahabat yang pake windows atau mac coba juga ya siapatau bisa.
http://dm.qurancomplex.gov.sa/hafsdownload/
Aku ke sini buat ndownload halaman per halaman dari mushaf madina yang baru, formatnya ai. Itu vektor, jadi gambarnya ndak pecah kalau dizum. Adobe ilustrator kayaknya itu pembukanya. Eh, apa corelldraw ya? Mengejutkannya --dan alhamdulillah--, inkscape juga bisa mbaca file itu. Jadi ndak perlu mbayar.
Semuanya kini sudah terbawa di laptop. Sekarang aku buka terminal, terus nulis gini:
Hasilnya, otomatis bisa berubah semuanya dari .ai jadi .svg. Bahkan aku buat script tadi jadi satu file, terus tak jalankan masih dalam layar hitam tanpa X. Bisa jalan juga! Maa syaa Allaah tabaarakallaah.. Canggih!
Kalau pengin sederhananya, download satu file (misalkan 003.ai), coba script ini di terminal, ndak usah pakai for dulu:
Lebih dari itu, aku bisa edit filenya. Gini, maunya aku ngambil hanya fokus ke ayatnya saja di halaman itu, ndak ada framenya, ndak pakai halaman. Aku ungroup, habis itu aku delete yang ndak perlu. Terus aku buat ukuran halamannya pas ke tulisannya saja. Kayak gini:
Kalau Sahabat nyimpen script itu terus dijadikan executable (chmod +x), nanti akan terjadi sesuatu yang ajaib pas dijalankan. Tiba2 inkscape nya mbuka file tadi, habis itu otomatis melakukan perintahnya, terus nutup sendiri. Begituu terus sampai semuanya. Subhaanallaah..
Ilustrasinya begini, ini cuma ilustrasi saja.
Tadinya kayak gini:
Setelah dicrop jadi begini:
Nah, file hasil editannya (pakai script tadi) masih berformat .svg. Jadi masih bener2 bagus banget ndak pecah kabur walaupun dizum sampai maksimal.
Oh ya, kalau ada tips lain yang Sahabat mau bagi, silakan nulis di komentarnya yah..
Semoga bermanfaat, Sahabat.
:)
Kamis, 01 Desember 2016
Ide token listrik chaos
Pak Agung Alfiansyah menyemai ide canggih nya. Kalau ndak salah inget, Beliau pernah pengin mendalami token listrik, cara kerjanya. Pak Nerru juga mberitahu info canggihnya. "Meteran listrik itu kan ndak ada sinyalnya, itu cuma alat pemutus arus. Dari mana jaringan internetnya? Ndak ada." intinya sepertinya begitu yang tak tangkap dari Beliau pas dulu itu. Aku jadi pengin tau juga kayak gimana sebenernya ya? Jadi kepikiran ide sendiri nih..
Selain dua pakar hebat tadi, Pak Suryadi juga salah satu yang jadi inspiratorku, tentang aplikasi dari fungsi komposisi. Nah, buat Sahabat yang sekarang masih belajar ilmu2 matematika yang dasar2, ndak papa semangat aja ya. Ndak perlu tergesa2 pengin tau gunanya buat apa. Aku juga pas dulu belum tau gunanya ilmu2 ini dan itu, tapi alhamdulillah aku menikmati sih ya. Jadi enak2 aja. Ini bukan berarti sekolah itu hanya buat dapat ijazah lalu buat kerja saja. Tapi ada yang jauh lebih dahsyat dari itu, Sahabat. Percaya deh sama aku. Siapatau ilmu2 teori yang saat ini sedang berkembang bermunculan itu, baru bisa terpakai aplikasinya pas beberapa taun lagi. Perkiraanku sih kalau digambarkan grafiknya kayak eksponensial, sumbu X itu waktu, sumbu Y nya teknologi. Ke kanan dikit aja, teknologinya cepet banget naiknya. Ya salah satunya karena sekarang ini kita di masa depan. Udah bisa melipat jarak dan waktu, walaupun belum sempurna sih.
Contoh gampangnya, kita ambil $f(x)=2x-1$. Rekursifnya jadi $x_{i+1}=2x_i-1$. Kalau kita ambil $x_0=2$, nanti ada $x_1=f(x_0)=2x_0-1=2(2)-1=3$. Terus $x_2=f(x_1)=2(3)-1=5$. $x_3=f(x_2)=f(f(x_1))=f\circ f(x_1)=f\circ f \circ f(x_0)=9$. Jadi akan terbentuk barisan $2,3,5,9,17,23,...$. Barisan nya aneh kan? Yang lebih menarik, walaupun sama fungsinya, bisa jadi barisannya beda kalau nilai awalnya beda. Coba aja Sahabat masukkan dengan $x_0=-3$, $x_0=\frac{1}{2}$, atau yang lain, monggo..
Kembali ke fungsi komposisi. Sahabat, kita bisa mbuat barisan bilangan (lebih spesifik lagi barisan bilangan acak) pakai fungsi komposisi. Tinggal kita kasih nilai awal $x_0$ aja. Contoh saja fungsi logistik. Ini sangat sering dipakai mbangkitin barisan acaknya. Fungsi logistik (bahasa luarnya logistic map) itu kayak gini:
$f(x)=ax(1-x)$.
Biasanya $a$ nya dipilih dari 3.8 sampai 4, boleh sampai beberapa belas angka di belakang koma. Sedangkan $x$ nya hanya boleh bilangan pecahan antara nol dan satu, sama juga, boleh ngambil nilai misalkan $x=0.123456789423176$.
Secara rekursif nulisnya jadi begini:
$x_{i+1} = ax_i (1 - x_i)$
Nanti jadi barisan $x_0, x_1, x_2, x_3, ...$
Kaitannya, token listrik itu ada 20 digit. Kalau diliat juga acak juga angka2 nya. Misalkan sekarang kita masukkan kode 1926-1173-3482-9723-0901 bisa saja kita ubah itu jadi nilai $x_0=0.19261173348297230901$. Lalu meteran listrik menghitung nilai $x_1$ dari fungsi logistiknya. Nantinya didapat nilai di belakang koma yang panjang. Misalkan 20 digit pertama untuk yang harganya 10ribu, 20 digit selanjutnya untuk yang harganya 20ribu, dan seterusnya. Atau bisa juga salah satu kombinasi dengan urutan tertentu untuk harga 10ribu, kombinasi lain untuk harga lainnya. Kalau kodenya cocok nanti muncul tulisan benar, dan otomatis meterannya nambah sesuai harga kwh nya. $x_1$ ini lalu dijadikan sebagai masukan yang baru buat ngitung $x_2$ nya. Ya kayak tadi, dikasih nol koma dulu di depannya. Begitu seterusnya. Terus, setauku barisan bilangan acak yang dihasilkan ndak berulang. Bilangan yang udah pernah muncul ndak akan muncul lagi asalkan ngambil nilai awalnya bagus (coba kalau $a=4$ dan $x_0=0.5$ ndak akan ngacak nanti). Karena itu cara ini bisa jadi termasuk OTP (One Time Pad) juga takira.
Logistic map itu cuma salah satu dari banyak chaos map yang ada, tinggal milih map yang ndak berulang aja. Chaos yang ini juga bisa mbuat kepedesan ndak ya? Temannya kecap dong. Bakso n mie ayam jadi semakin mantep.
Itu sih sederhananya yang tak pikirkan.
Subhanallah, Canggih!
Betul banget berarti ya, belajar itu ndak kenal umur, dari kecil ayunan sampai tua sebelum liang lahat. Semoga Allah memberkahi ilmu-ilmu kita, menjadi ilmu yang bermanfaat,
Sahabat.
Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh.
Senin, 26 September 2016
Buka Rekening Tabunganku BCA
Pagi ini aku mbuka rekening baru di BCA. Karena ada pemindahan transferan dari bank internasional lainnya yang lama. Karena mengharuskan BCA, ya aku buat aja. (paham ndak nih?) Pas banget, deket sama tempat aku kerja, baru saja dibuka, tepatnya di depan rumah sakit bethsaida Gading Serpong. Motor aku parkir di bawah. Kayak mall ya.. Belum ada mbayar buat parkir. Masih gratis, Alhamdulillah. Aku masuk dari parkiran langsung ke atas, naik dua lantai. Di sapa oleh bapak-bapak security. Aku mendapat nomer antrian A024. Saat itu tak lihat antriannya baru A022. Yes! Bentar lagi. Aku pandangkan sekitar. Pandanganku terhenti pada air mineral gelasan di atas rak deket tempat koran. Tak tanya dulu ke mbak nya yang di sana. "Oh, silakan diminum, Kak.", kira-kira begitulah yang ku ingat tadi. Dengan ramah dan pasti, aku ambil satu. Tak terasa habis. Aku ditanya sama mbaknya, aku jawab mau mbuka rekening baru yang sama sekali ndak ada biaya administrasinya. Aku bertanya begini kira-kira, "Di sini masih ada TabunganKu kan ya Mbak?" Mbaknya mengiyakan. Lalu dibantu sangat jauh. Baik banget mbak berbaju biru itu. Mau nuliskan macem-macem di form yang ia pegang. Aku sempat mengambil lagi satu gelas lagi. Sedotan yang disolasi di samping air itu tak ambil, lalu kusruput dengan nikmat. Alhamdulillah..
Akhirnya tibalah giliranku. Sengaja aku milih yang ndak ada biaya administrasinya. Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran berharga banget. Karena ndak pernah diisi, rekeningku di bank lain diblokir. Pernah sebelum itu tak lihat saldoku sampai minus. Wow.. Paling aman sebenarnya di bank syariah yang akadnya titip. Jadi ndak ada potongan, ndak ada ribanya juga. Kembali ke alur. Aku dijelaskan panjang lebar oleh mbak-mbak lain berbaju kuning (Eh, kuning kan ya itu warnanya?). Mbak Ana baik, santun, agak menarik, tapi sayang ndak jilbaban. Setelah menjelaskan beberapa hal yang memang benar aku tanyakan, aku putuskan tetap di TabunganKu. Sebenarnya ada yang mirip dengan itu tapi lebih luas aksesnya, yaitu xpresi. Tapi ada potongan lima ribu rupiah per bulan. Ndak enak. Aku tetap di pendirian semula, TabunganKu. Prosesnya agak lama, karena itu Mbak Ana menawarkan, "Kakak mau air mineral gelas atau teh?" Wah, ternyata ada teh juga. Aku milih teh dong.. Gratisan kok. Tak sruput sedikit. Anget, tapi tawar. Gulaku kemasan yang di lepek tak sobek, terus tak tuang ke sana, habis itu tak aduk. Mmm.. Enak lho, wangi. Alhamdulillah..
Setoran awalnya cuma dua puluh ribu rupiah. Tak kasihkan lima puluh ribuan selembar. Nantinya yang tercetak di buku tabungan itu lima puluh ribu, tapi pas diliat di ATM cuma tiga puluh ribu saja. Soalnya ngendap. Materainya enam ribu. Untungnya ada uang lagi. Ini gambar kembaliannya dari mbak Ana. Coba tebak berapa uang yang aku serahkan ke mbak Ana untuk mbayar materai?
Dua puluh menitan waktu berlalu, alhamdulillah aku punya buku tabungan dan ATM BCA sekarang. Semoga barokah. Rencananya kalau ada uang masuk ke rekening ini (yang tak coret-coret hitam di bawah ini) langsung mau tak pindahkan ke BNI Syariahku. Biar tenteram dan semoga ndak ikut kena ribanya. NGEri baNGET soalnya adzabnya. Begini,
Itu di Alquran. Ssalahh satu dosa besar, itu ternyata. Kalau aku, aku ndak mau ke neraka, Sahabat. Haditsnya begini,
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ قَالَ « الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ »
“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “[1] Menyekutukan Allah, [2] Sihir, [3] Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, [4] Memakan harta anak yatim, [5] memakan riba, [6] melarikan diri dari medan peperangan, [7] menuduh wanita yang menjaga kehormatannya lagi (bahwa ia dituduh berzina).” (HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)
Lebih jelasnya, coba aja searching google tentang dosa riba. Salah satunya ini nih, https://rumaysho.com/358-memakan-satu-dirham-dari-hasil-riba.html
Daripada ke neraka, mending ke surga. Nah, ada tips menarik yang kukira kita sudah hapal di dalam kepala doa ini. Doa yang bisa membuat Allah membukakan pintu surga. Begini haditsnya,






















































